HKB Momentum Berlatih diri dan Mitigasi Berbasis Vegetasi dalam Menghadapi Bencana

Aparat Bersama Warga Masyarakat Melakukan Simulasi Kesiapsigaan Tsunami (sumber foto : ist)

SUARA BAGANA, JAKARTA – Tanggal 26 April, diperingati sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana #HKB, berbagai kegiatan dilakukan mulai dari tingkat nasional sampai ke daerah. Berbagai kegiatan, mulai dari simulasi evakuasi mandiri, latihan kesiapsiagaan dan mitigasi berbasis vegetasi dilakukan untuk mengurangi risiko bencana.

Dan untuk tahun 2026, peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana dipusatkan di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai leading sektor dalam bidang penanggulangan bencana mengusung tema “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana.

Sebanyak 2.257 bibit pohon, dengan jenis pohon antara lain Tabebuya, Mangga, Cemara Laut, Ketapang dan Jeumpa yang ditanam di beberapa wilayah di Banda Aceh, menandai  awal rangkaian kegiatan HKB 2026. Penanaman pohon dilakukan di wilayah Simpang Mesra, Kecamatan Syiah Kuala, dipimpin oleh Sekretaris Utama BNPB bersama jajaran pejabat tinggi di lingkungan BNPB, Walikota Banda Aceh beserta jajaran Forkopimda di lingkungan pemerintah Kota Banda Aceh.

Selanjutnya rangkaian HKB 2026 ditutup dengan melakukan simulasi evakuasi mandiri pada pukul 10.00 waktu setempat, yang akan akan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, masyarakat, dunia usaha, dan lembaga lainnya.

Sementara itu dari Provinsi DKI Jakarta, BPBD Provinsi DKI Jakarta bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB) Prov.DKI Jakarta, melaksanakan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2026 di kawasan Bundaran HI bertepatan dengan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), Ahad (26/04/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Komitmen tersebut disimbolisasikan melalui pemukulan kentongan dan penyalaan sirene secara bersama-sama oleh masyarakat dan para peserta yang hadir.

Dari Provinsi Jawa Timur, dilaporkan dalam peringatan HKB 2026, ditandai dengan simulasi dan evakuasi tsunami di dua wilayah pesisir rawan tsunami, yaitu Kab.Lumajang dan Trenggalek, kegiatan ini menjadi uji nyata kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

Simulasi di gelar oleh BPBD Jawa Timur bersama sejumlah mitra, dengan melibatkan langsung masyarakat setempat, mulai dari anak-anak hingga lansia dan penyandang disabilitas.

Sekretaris BPBD Jatim, Andhika Nurrahmad Sudigda, mengatakan simulasi ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam merespons ancaman tsunami, khususnya di wilayah pesisir selatan Jawa Timur.

Di Indramayu, Jawa Barat, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Indramayu, Dadang Oce Iskandar, selaku pembina apel pada peringatan HKB 2026 menyampaikan amanat Bupati Indramay Lucky Hakim. Oce menegaskan, Indonesia termasuk wilayah rawan bencana, begitu pula Kabupaten Indramayu yang memiliki karakteristik dataran rendah dan garis pantai yang Panjang.

‎“Peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum penting untuk membangun kesadaran bersama dan memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana,” ujar Oce Iskandar.

‎Oce menambahkan, kesiapsiagaan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus menjadi gerakan kolektif yang melibatkan seluruh elemen. Untuk itu, perangkat daerah, instansi, dan lembaga diimbau rutin melaksanakan simulasi kebencanaan minimal satu kali dalam setahun guna melatih respons cepat dan koordinasi saat kondisi darurat.

‎Pihaknya juga mengajak seluruh elemen yang ada di Indramayu, baik pemerintah, lembaga, relawan, hingga masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya siaga bencana, meningkatkan kewaspadaan, dan saling mengingatkan terhadap potensi bencana di sekitar. ‎keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kesadaran dan kesiapan seluruh elemen, Kabupaten Indramayu diharapkan mampu menjadi daerah yang tangguh dalam menghadapi berbagai risiko bencana.

Dari Medan, Sumatera Utara, juga di laporkan, Wakil Walikota Medan H.Zakiyudin Harahap memimpin apel HKB 2026 di Lapangan Avros, Kecamatan Medan Maimum, Ahad (26/04/2026). Wakil Walikota dalam kesempatan tersebut mengaskan bahwa Medan harus belajar seirus dari dua tahun banjir berturut-turut dan menjadikan kesiapsiagaan sebagai gerakann nyata, bukan sekedar seremonial. (WS)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top