BAGANA GR, SUMBAGUT – Tim Bagana GR Sumbagut melaksanakan maping lapangan dibawah koordinasi Chairul Azhar bersama Prof.Arlinda, Sofyan, Katsir Nasution, Aryeni dan Kaharizi, Rabu (24/12/2025).
Tujuan maping adalah dalam rangka perencanaan pelaksanaan kegiatan pembuatan dapur umum dan pelayanan medik di dua titik lokasi.
Sebelum maping, Tim berjumpa dengan Bupati Aceh Tamiang yang diterima oleh Sekretaris Daerah Drs. Syu’aibun. Kedatangan tim disambut hangat oleh Sekda serta Sekda memaparkan kondisi Penanggulangan Bencana Hidrologi yang terjadi yang sampai saat kini masih dalam upaya pengendalian.
Chairul Azhar menyampaikan beberapa masukkan antara lain diperlukan penanganan bencana dari faktor kesehatan berupa adanya pemisahan antara masyarakat yang sakit dan yang sehat di tenda pengunsian agar tidak menjadi dampak yang lebih tidak baik.
Selanjutnya perlu segera penangan sanitasi di lingkungan pengunsian serta diperhatikan faktor gejolak sosial yang akan muncul jika penanganan lambat.
Dalam kesempatan tersebut Chairul Azhar juga menyampaikan bahwa saatnya Pemda dan Pemerintah Pusat melakukan relokasi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar tepian sungai dan dijadikan tepian sungai bebas dari lingkungan tempat tinggal penduduk sebagai contoh di Kota Lintang Atas dan Bawah.
Tim Bagana GR siap membantu untuk memberikan asistensi dalam penyiapan konsep tersebut. Apa yang menjadi masukkan dari Tim Bagana Sumbagut menjadi perhatian serius Pemkab Aceh Tamiang.
Selanjutnya Chairul Azhar memaparkan Bagana GR Sumbagut bersama dengan Yayasan Roemah Dakwah Indonesia akan melaksanakan kegiatan dapur umum serta pelayanan kesehatan di dua titik selama enam bulan kedepan dan Tim mohon dukungan dari Pemkab Aceh Tamiang. (TBS)









